Research paper // Perkumpulan PRAKARSA






KAPASITAS PEMERINTAH DAERAH DALAM MENCAPAI TUJUAN SDGS NO. 1, 5 & 10
Februari 2019
Cut Nurul Aidha, Dia Mawesti, Eka Afrina, Dwi Rahayu Ningrum, Rahmanda M. Thariq + 1 penulis lainnya

Metrik

  • Eye Icon 1310 kali dilihat
  • Download Icon 2385 kali diunduh
Metrics Icon 1310 kali dilihat  //  2385 kali diunduh
Abstrak

Setelah berakhirnya Millennium Development Goals (MDGs) pada tahun 2015, Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk melanjutkan pencapaian MDGs dengan menyepakti Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang telah memiliki peta jalan kebijakan sampai tahun 2030. SDGs mulai digagas pada Konferensi Pembangunan Berkelanjutan PBB 2012 (Rio20+) yang mendorong komunitas internasional untuk bertanggung jawab terhadap keberlangsungan umat manusia dan kesinambungan kehidupan di bumi. SDGs mulai berlaku setelah komitmen dan penegasan para pemimpin global pada tanggal 1 Januari 2016.

SDGs (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) membentuk visi pembangunan jangka panjang berjangka waktu 15 tahun yang disebut dengan “5 P”: People (manusia), Planet (bumi), Prosperity (kemakmuran), Peace (perdamaian), dan Partnership (kemitraan). Ini adalah rencana aksi yang holistik dan ambisius untuk menghapuskan kemiskinan, menyelamatkan planet, dan memastikan revitalisasi kemitraan global untuk mewujudkan perdamaian dan kemakmuran. SDGs merupakan upaya terintegrasi untuk menyeimbangkan tiga dimensi pembangunan berkelanjutan: ekonomi, sosial dan lingkungan yang mendorong pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan kehidupan sosial dan kualitas lingkungan hidup serta menjamin keadilan dan tata kelola yang baik.

SDGs juga memiliki beberapa prinsip yakni universal yang berarti komprehensif dan berpusat pada manusia, integration yakni terintegrasi pada semua dimensi sosial, ekonomi dan lingkungan, dan no one left behind dimana partisipasi dan dampaknya harus dirasakan oleh semua pihak terutama bagi kelompok rentan yang selama ini terabaikan. Untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan SDGs, data yang handal dan akurat yang mencerminkan situasi negara saat ini sangat diperlukan. Oleh karena itu, mengukur starting point dalam implementasi SDGs terutama di tingkat lokal merupakan alat penting yang dapat digunakan dalam melihat kemajuan pencapaian SDGs di Indonesia.

Teks lengkap
Show more arrow
 
Lainnya dari repositori ini
Mendahulukan si Miskin ; Buku Sumber bagi Anggaran Pro Rakyat
Policy Brief 18 - The Rise of a Tobacco Excise: For the Health and Fiscal Balance of Indonesia
🧐  Jelajahi semua dari repositori ini

Metrik

  • Eye Icon 1310 kali dilihat
  • Download Icon 2385 kali diunduh
Metrics Icon 1310 kali dilihat  //  2385 kali diunduh