Policy Review 03 - Paradok Kekayaan Berlipat dan Indeks Kelaparan yang Mandek

Victoria Fanggidae • Ah Maftuchan • Nawa Poerwana Thalo • Luhur Fajar Martha • B. Chelvi Yuliastuti 1 lainnya
Policy analysis Perkumpulan PRAKARSA • Desember 2012 Indonesia • Laos • Malaysia • Thailand • Vietnam

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 4 pages)

Abstrak

Jauh dari pujian internasional sebagai negara ekonomi raksasa masa depan, kinerja Indonesia paling dasar yaitu menanggulangi masalah kelaparan ternyata paling buruk di Asia Tenggara. Berdasarkan data Global Hunger Index (GHI) atau Indeks Kelaparan Global, Indonesia tak mengalami perbaikan berarti selama sembilan tahun terakhir. Jangankan dibandingkan Malaysia, Thailand, Vietnam atau Filipina, kinerja Indonesia bahkan jauh di bawah Laos dan Kamboja.

Paradoksnya, pada kurun waktu hampir bersamaan jumlah orang kaya di Indonesia meningkat lima kali lipat. Indonesia adalah negara paling spektakuler dengan peningkatan jumlah orang kaya tercepat di dunia dalam dekade ini. Akumulasi total 40 orang terkaya telah setara dengan kekayaan 77 juta penduduk pada tahun 2011. Kesenjangan Indonesia kini terburuk sepanjang sejarah dengan koefisien Gini yang telah mencapai 0,41. Situasi ini sangat mendesak untuk diperbaiki sebelum ketidakpuasan meledak akibat rasa keadilan sosial yang makin terkoyak.

Metrik

  • 64 kali dilihat
  • 10 kali diunduh

Penerbit

Perkumpulan PRAKARSA

Perkumpulan Prakarsa (Welfare Initiative for Better Societies) was created on August 31 2004 and ... tampilkan semua